Kesulitan mencapai atau mempertahankan ereksi selama aktivitas seksual.
Penurunan hasrat atau libido seksual.
Performa seksual yang tidak memuaskan.













Kesulitan mencapai atau mempertahankan ereksi selama aktivitas seksual.
Penurunan hasrat atau libido seksual.
Performa seksual yang tidak memuaskan.
Disfungsi Ereksi (ED) lebih umum dari yang Anda kira. Kondisi ini memengaruhi jutaan pria di seluruh dunia. Berbagai studi menunjukkan bahwa prevalensi ED meningkat seiring bertambahnya usia. Dimulai pada usia 40-an, kemungkinan mengalami ED meningkat. Namun, ED dapat memengaruhi pria di segala usia.
Disfungsi Ereksi (ED) dapat disebabkan oleh berbagai faktor, antara lain:
Disfungsi Ereksi (ED) dapat menyebabkan stres emosional yang signifikan dan berdampak negatif pada kepercayaan diri serta hubungan intim seorang pria. Hal ini dapat menimbulkan perasaan malu, frustrasi, kecemasan, bahkan depresi. Penting untuk menangani aspek fisik dan psikologis dari ED guna memastikan pengobatan yang komprehensif.
Tidak, tidak ada efek samping dari pengobatan ini.

Tidak se-mengejutkan seperti kedengarannya! Terapi gelombang kejut pertama kali diperkenalkan pada tahun 1970-an untuk memecah batu ginjal, dan sejak saat itu berkembang untuk mengatasi masalah medis di bidang ortopedi karena manfaat anti-peradangannya, serta di kardiologi untuk mendorong angiogenesis, yaitu pembentukan pembuluh darah. Terapi gelombang kejut yang dipatenkan ini menyebabkan tekanan mekanis pada area perawatan*, memicu rangkaian respons penyembuhan luka untuk merangsang aliran darah yang lebih baik dan mengembalikan fungsi yang lebih alami.
Banyak pasien mencari pengobatan tanpa rasa sakit dan tanpa waktu pemulihan untuk masalah intim mereka. Jika Anda mengalami masalah performa atau penurunan spontanitas dan sensasi, praktisi Anda mungkin akan merekomendasikan Alma Duo.
Setelah praktisi Anda mengevaluasi kebutuhan Anda, mereka akan menciptakan lingkungan perawatan yang nyaman dan santai selama kunjungan Anda. Selama perawatan yang cepat, sekitar 15 menit, Anda bisa bersantai, mendengarkan musik, dan merasa senang bertemu pasangan Anda! Gelombang suara akustik berintensitas rendah menghasilkan suara letupan singkat, namun Anda tidak akan merasakan ketidaknyamanan.
Tidak! Setelah perawatan, Anda bisa langsung kembali ke rutinitas normal tanpa perlu melakukan perubahan apa pun. Karena perawatan ini hanya memakan waktu sekitar 15 menit, Anda dapat menjadwalkan kunjungan singkat saat makan siang dua kali seminggu, selama 3 minggu.
Berbeda dengan opsi perawatan lainnya, Alma Duo tidak memerlukan pil, suntikan, atau perawatan anestesi topikal. Dengan Alma Duo, Anda tidak perlu menunggu untuk mendapatkan hasilnya. Di mana saja. Kapan saja.
Tidak! Teknologi unik kami tidak memerlukan suntikan atau anestesi topikal, sehingga perawatan ini cepat dan tanpa rasa sakit. Anda mungkin akan mendengar suara letupan singkat dari perangkat, namun Anda tidak akan merasakan ketidaknyamanan selama perawatan.
Ketika berbicara tentang hasil, penting untuk diingat bahwa pengalaman setiap individu bisa berbeda. Beberapa pasien melaporkan peningkatan setelah hanya beberapa kali perawatan, namun umumnya disarankan untuk menyelesaikan seluruh rangkaian perawatan agar mendapatkan hasil yang terbaik dan paling optimal.


Disfungsi ereksi, yang di masyarakat lebih dikenal sebagai impotensi, adalah kondisi ketika penis sulit mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup untuk berhubungan seksual. Sesekali gagal ereksi saat lelah atau banyak pikiran itu wajar. Kondisi ini baru disebut disfungsi ereksi bila keluhannya berulang selama beberapa minggu atau bulan dan mulai mengganggu hubungan dengan pasangan.
Istilah impotensi dan disfungsi ereksi sering dipakai bergantian. Dunia medis lebih memilih istilah disfungsi ereksi karena lebih spesifik: yang terganggu adalah ereksinya, bukan gairah atau kesuburan. Penjelasan lengkapnya ada di artikel perbedaan disfungsi ereksi dan impotensi.
Ereksi membutuhkan kerja sama pembuluh darah, saraf, hormon, dan pikiran. Gangguan di salah satunya bisa memicu disfungsi ereksi.
Pada banyak pria penyebabnya campuran fisik dan psikologis. Ringkasannya ada di artikel 7 faktor penyebab disfungsi ereksi.
Periksakan diri bila keluhan ereksi terjadi berulang, muncul tiba-tiba, atau Anda juga memiliki diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, atau riwayat penyakit jantung. Pada sebagian pria, disfungsi ereksi bisa menjadi tanda awal gangguan pembuluh darah yang juga memengaruhi jantung, jadi pemeriksaannya tidak hanya soal kehidupan seksual.
Konsultasi dimulai dari wawancara: sejak kapan keluhan muncul, seberapa sering terjadi, apakah ereksi pagi masih ada, obat apa yang sedang diminum, dan riwayat penyakit. Dokter lalu melakukan pemeriksaan fisik dan, bila diperlukan, tes laboratorium seperti gula darah, kolesterol, atau kadar hormon. Dari situ ditentukan terapi yang sesuai, karena penanganan disfungsi ereksi yang berakar di pembuluh darah berbeda dengan yang dipicu hormon atau stres.
Terapi gelombang kejut intensitas rendah yang diarahkan ke penis untuk merangsang pembentukan pembuluh darah baru dan memperbaiki aliran darah. Prosesnya tanpa operasi dan tanpa downtime, sehingga pasien bisa langsung beraktivitas setelah sesi. Hasilnya bertahap, dan terapi ini umumnya dijalani dalam beberapa sesi.
Plasma kaya trombosit diambil dari darah pasien sendiri, lalu disuntikkan untuk membantu meremajakan jaringan dan pembuluh darah penis. PRP sering dikombinasikan dengan Shockwave Therapy.
Terapi gelombang kejut di The Men’s Clinic yang bertujuan meningkatkan aliran darah dan kemampuan ereksi secara alami. Dokter akan menjelaskan pilihan mana yang paling sesuai dengan kondisi Anda saat konsultasi.
Obat golongan PDE5 seperti sildenafil dan tadalafil membantu saat diminum, tetapi tidak memperbaiki penyebabnya dan tidak aman untuk semua orang, terutama pengguna obat nitrat untuk jantung. Di The Men’s Clinic, obat diberikan dengan resep dan dosis dari dokter. Bila penyebabnya testosteron rendah, dokter dapat menyarankan program peningkatan hormon.
Rincian isi dan kisaran biaya tiap pilihan ada di halaman paket terapi disfungsi ereksi dan harga terapi disfungsi ereksi.
Umumnya terapi disfungsi ereksi seperti Shockwave dan PRP tidak termasuk layanan yang ditanggung BPJS Kesehatan, karena tidak dikategorikan sebagai kondisi darurat. Pemeriksaan untuk penyakit yang mendasarinya, misalnya diabetes atau penyakit jantung, masih bisa tercakup sesuai diagnosis dan alur rujukan. Penjelasannya ada di artikel terapi disfungsi ereksi kena BPJS atau tidak.
The Men’s Clinic adalah klinik khusus pria dengan dua cabang di Jakarta: Jl. Gunawarman No.30, Jakarta Selatan, dan Jl. Prof. Moh. Yamin No.27, Menteng, Jakarta Pusat. Konsultasi dilakukan secara privat oleh tim medis, dan konsultasi awalnya gratis. Cukup isi nama dan nomor WhatsApp di formulir konsultasi, lalu tim kami menghubungi Anda untuk menjadwalkan pemeriksaan.

Kepercayaan, keahlian, dan hasil yang nyata. Kami berkomitmen untuk memberikan perawatan berkualitas tinggi dalam lingkungan yang nyaman dan profesional.
© 2025 The Mens Clinic All rights reserved.