Rambut Bercabang: Kenapa Terjadi dan Cara Mencegah - TMC
17589
wp-singular,post-template-default,single,single-post,postid-17589,single-format-standard,wp-theme-bridge,ajax_fade,page_not_loaded,,footer_responsive_adv,qode-theme-ver-16.1,qode-theme-bridge,wpb-js-composer js-comp-ver-6.10.0,vc_responsive

Rambut Bercabang: Kenapa Terjadi dan Cara Mencegahnya

Ujung bercabang tidak bisa disembuhkan. Ini bagian yang paling penting dan paling sering tidak disampaikan produk perawatan rambut.

Batang rambut adalah jaringan mati. Begitu seratnya terbelah, tidak ada bahan yang bisa menyatukannya kembali secara permanen. Yang bisa dilakukan adalah menyamarkan sementara, dan yang jauh lebih penting, mencegahnya bertambah.

Kenapa Ujung Bercabang Terjadi

Ujung rambut adalah bagian tertua. Untuk rambut sepanjang bahu, ujungnya bisa berumur dua sampai tiga tahun, dan selama itu dia melewati ratusan kali keramas, penyisiran, dan paparan panas.

Lapisan pelindung kutikula lama-lama terkikis. Saat lapisan itu habis, serat di dalam batang rambut terbuka dan mulai terbelah.

Pemicu yang paling mempercepat:

  • Panas dari catokan dan hair dryer, terutama tanpa pelindung
  • Pewarnaan dan bleaching berulang
  • Menyisir kuat, apalagi saat rambut basah
  • Menggosok rambut dengan handuk kasar
  • Ikatan rambut yang terlalu kencang

Satu-satunya Cara Menghilangkan

Memotong bagian yang bercabang. Itu saja.

Dan ini bukan sekadar soal tampilan. Belahan pada serat rambut bisa menjalar ke atas kalau dibiarkan, sehingga bagian yang harus dipotong justru makin panjang. Memotong lebih awal mempertahankan lebih banyak panjang rambut.

Jarak potong yang umum dianjurkan adalah setiap dua sampai tiga bulan, disesuaikan dengan kondisi rambut dan seberapa sering terkena panas.

Rontok yang tidak berhenti punya sebab lain. The Men’s Clinic menangani kerontokan dan kebotakan pada pria. Kalau itu yang Anda alami, pemeriksaan awalnya gratis.
Konsultasi dengan dokter

Perawatan yang Membantu Mencegah

Kondisioner setiap keramas, difokuskan ke batang dan ujung. Ini yang paling dasar dan paling sering dilewati laki-laki.

Masker minyak sebelum keramas. Minyak kelapa membantu mengurangi kehilangan protein saat rambut basah, sehingga batang rambut lebih tahan.

Pelindung panas kalau tetap perlu memakai alat styling. Dan turunkan suhunya, karena suhu tinggi jarang benar-benar diperlukan.

Sisir dari ujung ke atas, bukan dari akar. Ini mengurangi tarikan pada bagian yang sudah rapuh.

Keringkan dengan menepuk handuk, bukan menggosok.

Soal Produk yang Mengklaim Memperbaiki

Produk bertanda “repair” bekerja dengan melapisi dan mengisi celah pada permukaan batang rambut. Hasilnya nyata untuk tampilan: rambut terlihat lebih rapi dan terasa lebih halus.

Tapi efeknya sementara dan hilang setelah beberapa kali keramas. Belahannya tetap ada di bawah lapisan itu.

Bukan berarti produknya tidak berguna. Yang perlu tepat adalah harapannya: ini menyamarkan, bukan menyembuhkan.

Kalau Rambut Terlihat Makin Tipis, Bukan Cuma Bercabang

Ada perbedaan penting yang sering tertukar. Ujung bercabang membuat rambut terlihat kurang rapi, tapi jumlah rambutnya tetap.

Kalau yang berkurang adalah kepadatan, terutama di ubun-ubun atau sisi dahi sementara rambut belakang tetap tebal, itu masalah berbeda. Ini ciri androgenetic alopecia atau kebotakan berpola, yang dipicu genetik dan hormon DHT (dihidrotestosteron).

Untuk kondisi itu, di The Men’s Clinic pemeriksaan kulit kepala dan folikel dilakukan untuk memastikan tahapannya, lalu ditentukan pendekatannya: Hair Restoration MesoPRP untuk merangsang folikel yang masih aktif, atau transplantasi rambut teknik FUE untuk area yang folikelnya sudah berhenti.

Ringkasnya

Potong bagian yang bercabang, lalu cegah yang berikutnya dengan mengurangi panas dan memakai kondisioner rutin. Tidak ada jalan pintas, tapi pencegahannya sederhana dan efektif.

Kalau yang berkurang ternyata jumlah rambut, itu urusan yang berbeda dan sebaiknya diperiksa.

Konsultasi gratis di The Men’s Clinic kalau kepadatan rambutmu berkurang di area tertentu.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah ujung bercabang bisa menyatu kembali?

Tidak. Batang rambut adalah jaringan mati, jadi belahannya permanen sampai bagian itu dipotong.

Berapa sering harus potong rambut?

Setiap dua sampai tiga bulan umumnya cukup, lebih sering kalau rambut sering terkena panas atau proses kimia.

Apakah rambut bercabang menghambat pertumbuhan?

Pertumbuhan di folikel tetap berjalan. Yang terjadi adalah rambut patah di ujung, sehingga panjangnya seolah tidak bertambah.

Apakah produk anti-bercabang berguna?

Berguna untuk menyamarkan dan melindungi dari kerusakan lanjutan, tapi tidak memperbaiki belahan yang sudah ada.



Banner promosi